Tekendala Bahasa, Alasan Manahati Lestusen Ogah Berkarier di Luar Negeri

Bola24.id – adalah salah satu pesepak bola berbakat yang berasal dari Maluku. Miliki postur yang tak terlalu tinggi, Manahati tercatat sebagai salah satu bek terbaik di Indonesia.

Bakat Manahati sudah tercium sejak usia muda, bahkan dia merupakan bagian dari Sociedad Anonima Deportiva Indonesia atau biasa dikenal dengan program .

Sekitar tiga tahun lamanya Manahati bermain di Uruguay, bahkan dia sempat dipinjamkan ke klub asal Uruguay, Penarol selama menimba ilmu di Amerika Latin.

Kapten U-23, Manahati Lestusen berebut bola di udara dengan dua pemain Korea Selatan. [suara.com/Kurniawan Mas’ud]

Seperti halnya beberapa pemain jebolan SAD lainnya yang menonjol, Manahati Lestusen mendapat kesempatan untuk bermain di luar negeri.

Baca Juga:
Marselino Ferdinan Gemilang, Indonesia U-19 Lakoni Comeback Gebuk Moldova 3-1

Pada 2012, Manahati mengikuti jejak Alfin Tuasalamony untuk bermain di klub Belgia, CS Vise. Di sana, Manahati terbilang mendapat kesempatan cukup besar.

Akan tetapi, perjalanan Manahati di luar negeri tak bertahan lama. Dia memutuskan untuk pulang ke Indonesia pada 2014 dan bergabung bersama .

Pemain kelahiran 17 Desember 1993 itu mengaku bahwa bahasa menjadi kendala besar yang membuat dirinya memutuskan untuk tak melanjutkan karier di luar negeri.

“Kalau kita cuma main di Indonesia, okelah bahasa cuma (pakai) Bahasa Indonesia kan’. Tapi kalau di luar (pakai bahasa asing). Ya, walaupun sudah di dalam lapangan orang bilang sepak bola bahasa universal. Nanti kalau pelatih kasih instruksi kan (kita bingung),” kata Manahati dalam podcast di YouTube Sport77.

“Itu (bahasa) salah-satunya yang bikin saya nggak mau lanjut bermain di luar negeri,” jelas Manahati.

Baca Juga:
Profil Sofie Imam Faizal, Eks Pelatih Fisik Sabah FC yang Dipanggil Shing Tae-yong Gabung TC Timnas Indonesia di Turki

Pada akhirnya keputusan untuk tak lagi bermain di luar negeri menjadi jalan hidup yang harus diambil oleh Manahati. Setelah dari Bhayangkara, dia lalu pindah ke Barito Putera pada 2015.



#Tekendala #Bahasa #Alasan #Manahati #Lestusen #Ogah #Berkarier #Luar #Negeri

Sumber : www.suara.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *